Festival buah eksotis di Amerika Latin

di amerika latinUntuk mereka yang mengunjungi pasar tradisional di Amerika Latin untuk pertama kali pasti akan merasakan pengalaman baru ketika melihat buah – buahan yang eksotis. Kamu akan melihat sebuah festival buah eksotis dengan warna dan bentuk yang bervariasi, dengan aroma dan tekstur yang sederhana namun membuat terpana.

Para pedagang buah – buahan tersebut akan berlomba untuk mendapatkan perhatian para turis dengan berteriak, kamu mungkin akan mendengar beberapa nama asli dari buah – buahan yang tidak pernah kamu dengar sebelumnya; Chirimoya, tomate de arbol, naranjilla, guanabana, maracuya, pitajaya. Guayaba, guaba, zapote dan uvilla. Sementara nama – nama tersebut agak sudah untuk di ucapkan tetapi ketika kamu mencicipi buah tersebut pasti kamu akan susah untuk melupakan rasanya, dan secara otomatis mengingat namanya.

Di amerika latin dengan variasi dan kuantitas yang banyak akan buah – buahan tersebut membuatnya bisa dikonsumsi setiap hari. Ini merupakan kebalikan dari keadaan di negara – negara di eropa, yang karena iklim, membuat buah – buahan tertentu hanya bisa di nikmati hanya pada musim tertentu saja. Keadaan demikian membuat buah – buahan mahal dan langka.

Pasar buah Amerika latin sudah mulai merambah ke benua tetangga. Di Ekuador, eksport buah seperti nanas dan pisang sudah sangat terkenal di dunia dan membuat Ekuador menjadi negara yang dikenal akan buah eksotisnya.   

Globalisasi buah – buahan

Atau dengan kata lain juga tren ini bergandengan tangan dengan tren lainya seperti, makan sehat, diet sehat, dan juga inovasi rasa pada kuliner.

 

Sekarang ini, buah alpukat, nanas, pepaya, pitahayas, mangga, dan banyak buat tropis lainya dikirim rutin ke eropa dan asia, yang nantinya akan menjadi konsumsi sehari – hari, bahkan ada beberapa pasar khusus menjual buah eksotis di Eropa.

Ini adalah beberapa penjelasan soal buah eksotis yang kamu bisa temukan ketika kamu berjalan – jalan ke amerika latin.

  1. Chirimoya

Manis dan juicy berbentuk seperti hati, buah ini berwarna hijau dengan kulit yang tebal. Dengan bagian dalam berwarna hijau dengan biji – biji berwarna hijau tua. Banyak di temukan di lembah Andean di Ekuador dengan ketinggian 1000 sampai 2500 meter dari permukaan laut.

  1. Naranjilla

Buah ini berwarna oren kekuningan ketika sudah matang dan sedikit asam, biasanya dikonsumsi dengan cara dicampur dengan buah lain, misalnya di jus, dibuat selai, atau es krim. Naranjila milkshake (dicampur dengan susu dan yogurt) adalah salah satu menu sarapan di ekuador, disantap dengan roti cassava. Ditemukan dan tumbuh di pegunungan Andean dengan ketinggian dari 1500 sampai 2300 meter dari permukaan laut.

  1. Capuli:

Buah yang gelap dan kecil ini hidup di pegunungan Andes dengan ketinggian 2200 meter dari permukaan laut, pohonya setinggi 8 meter. Akan membutuhkan waktu 4 tahun bagi pohon untuk berbuah. Buah ini bisa di samakan dengan buah ceri, bahkan ada yang menyebut buah ini sebagai ceri hitam. Bisa dimakan langsung, dibuat selai, atau manisan. Di Ekuador, buat ini menjadi campuran untuk pembuatan wine.

  1. Nanas

Buah ini sudah terkenal di seluruh dunia, walaupun buah ini bisa dihargai sangat mahal di pasar, karena menjadi salah satu buah eksotis paling terkenal. Karena bentuknya yang demikian, buah ini menjadi mudah untuk dikirim ke luar negri, mudah dimakan, dimasak, dibuat jus, atau diawetkan. Buah ini lebih tahan lama dari buah lainya, dan karakteristik rasanya telah dirasakan seluruh dunia. Banyak nutrisi yang bisa didapat dari nanas, atau sebagai obat diet.

  1. Guava

Beberapa orang memanggilnya candy fruit karena bentuknya yang kecil, rasanya yang manis, dan bijinya yang lunak. Buah ini ditemukan di pegunungan andean dengan ketinggian 2800 meter dari permukaan laut. Berwarna hijau.

  1. Pepaya

Buah ini berasal dari amerika latin, dengan banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Berwarna hijau agak kuning, sementara dagingnya berwarna oranye, bijinya hitam dan tidak bisa dimakan. Buah ini tumbuh di iklim tropis.

  1. Babaco

Buah yang lunak, seperti sepupu dari pepaya, dan tumbuh di iklim yang lebih dingin dengan sinar matahari sepanjang tahun. Berasal dari amerika selatan ( kemungkina ekuador ), buah ini sedikit juicy, sedikit asam, dan rendah gula.

  1. Alpukat

Juga dikenal dengan nama “palta”, buah ini merupakan buah mesoamerikan asli yang di baptis oleh spanyol dengan nama pear of indies. Walau beberapa orang kerap percaya alpukat memiliki fungsi perangsang, tetapi yang pasti adalah buah ini memiliki kandungan vitamin e yang tinggi, potassium dan minyak nabati. Dan juga bisa membantu menjaga kadar kolesterol ketika disantap secara rutin dan teratur.

  1. Buah Naga

Ditemukan oleh orang spanyol di Meksiko, Kolumbia, dan Amerika latin, buah ini terus dikembangbiakan, terutama di daerah amerika latin. Buah ini berasal dari salah satu spesies kaktus dan mempunyai banyak nutrisi, dengan rasa yang manis dan lezat. Karena permintaan tinggi di amerika eripa dan negara – negara asia, buah ini memiliki harga yang lumayan mahal karena ketersediaanya yang kurang mencukupi.

  1. Kelapa

Dengan banyak terkandung nutrisi dan manfaat yang baik dari daging, air, dan minyaknya. Buah ini memiliki rasa yang menyegarkan dan enak, juga merupakan basis dari banyak masakan. Buah ini merupakan salah satu bagian terpenting dari ekspor buah amerika latin ke Eropa dan Asia(terutama air kelapa).