7 ‘Private-island’ yang wajib kamu kunjungi di afrika

Ada seuatu yang romantis tentang pulau terpencil,sebuah tempat yang belum tersentuh urbanisasi dan rutinitas kota besar. Air yang bening, pantai dengan pasir putih, dan keadaan yang tenang serta hening.

Kepulauan utara, Seychelles

Sekali lagi kepulauan utara mendapatkan penghargaan untuk ekslusifitasnya. Hanya terdapat 11 villa disana, dan semua dibangun dengan bahan alami dan secara sempurna di letakan. Tamu bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang alam disana dengan kehidupan flora yang endemic, merpati biru Seychelles, Hawksbill dan kura – kura hijau. Tamu bisa ikut berpartisipasi dalam rehabilitasi pulau juga. Memulai hari dengan perawatan spa yang eksklusif dan untuk penutup hari tamu bisa menghabisakan waktu di bar mewah sambil menyaksikan sunset.

Kepulauan Mambo, Malawi

Terletak tepat di tengah danau Malawi, pulau kecil ini di tutupi hutan hijau, membuatnya memiliki atmosfir hutan yang sangat terasa. Pulau ini bisa memuat hanya sampai 14 tamu saja, dan semua akomodasinya didapatkan langsung dari alamnya loh. Tempat tidurnya sangat nyaman dan kamu pasti akan tergoda untuk mencoba tidur di hammock yang disediakan, sambil di tiup angin sepoi – sepoi. Pulau ini mendapatkan listrik dari pembangkit bertenaga cahaya matahari atau solar, airnya diambil dari alam langsung dengan perhitungan konservasi yang amat cermat.

Pulau Burung, Seychelles

Ketika bulan mei sampai oktober, pulau burung sesuai namanya; ribuan burung unik dan eksklusif datang kepulau tersebut karena musim kawin, dan ini merupakan mimpi yang nyata untuk para pencinta burung. Para tamu bisa berjalan diantara burung – burung liar yang sedang melakukan aktifitasnya, pulau ini dikenal sebagai salah satu tempat yang paling alami dan ramah lingkungan. Tidak ada nyala dari bohlam listrik disini sepanjang pulau, untuk memastikan tidak ada kebingungan ketika telur kura – kura menetas dan bisa menemukan jalan mereka sendiri ke laut. Bonusnya adalah langit di pulau ini ketika malam hari akan memberikan pemandangan yang begitu jernih untuk melihat bintang – bintang dan sekitarnya.

L’ilot, Mauritius

Pulau ini adalah utopia di kepulauan Mauritius, bisa diakses dari daratan utama melalui jembatan sempit, hanya terdapat satu villa yang dibangun oleh satu keluarga 60 tahun yang lalu, terletat diatas bebatuan volkanik dengan pemandangan 360 derajat menghadap Samudra hindia. Ketika kamu datang mungkin kamu tidak ingin pulang, tak perduli berapa lama kamu niat berlibur disini. Kamu akan merasa untuk bermalas – malasan setelah sarapan di beranda villa, bermain di laut, dan telanjang kaki menyusuri pantai.

Pulau Fregate, Seychelles

2200 ekor kura – kura Aldabra hidup di pulai ini. Mereka hidup berdampingan dengan ratusan kura – kura Hawksbill lainya yang terancam punah, burung laut, dan magpie robin, yang telah secara ajaib diselamatkan oleh tim konservasi pulau tersebut. Setiap hunian di pulau ini memiliki kolam pribadi, karena kamu akan di denda ketika berenang di laut.

Pulau Pemba, Zanzibar

Pulau berbentuk lingkaran tidak sempurna ini terdapat di persisir Zanzibar dan hampir masuk ke Samudra hindia. Disini terdapat 18 hunian, dan masing 2 mempunyai keunikan, makan malam mewah di pantai ditemani dengan lilin membuat pulau ini mempunyai atmosfir yang sedikit mistis. Pulau tetangganya yaitu Misali meruapak bagian dari program konservasi Pemerintah dan kamu bisa mengunjunginya.

La Digue, Seychelles

Pulau ini adalah oasis alami yang dikelilingi oleh laut yang menakjubkan serta indah. Pasir pantainya berwarna putih sambil dihiasi bebatuan yang berbentuk alami dan acak. Pohon palem yang berjejer tidak menentu juga menambah nilai pulau ini, dan pulau ini sangat cocok untuk dijadikan lokasi shooting film. Masyarakat local tadinya tidak menyangka bahwa mereka telah menemukan pulau seperti surge dengan kehidupan binatang liarnya; kura – kura langka dan ribuan jenis burung.